Ayamhutan jantan yang asli memiliki kaki yang ramping, selalu berwarna abu-abu gelap kebiruan, dengan taji yang meruncing alami dan melengkung indah. Sisik juga lebih halus . Pada ayam hasil silangan (Brugo) atau ayam kampung, kaki umumnya lebih besar dengan sisik yang kasar berwarna kekuningan atau kehitaman. Lalatini jarang berkembang biak di tempat kering atau bahan buah-buahan. Beberapa jenis juga berkembang biak di tinja dan sampah hewan. Lainnya bertelur pada luka hewan dan manusia. Lalat jantan berukuran panjang 8-14 mm, mempunyai mata merah besar. Ketika populasinya tinggi, lalat ini akan memasuki dapur, meskipun tidak sesering lalat rumah. SekolahMenengah Atas terjawab • terverifikasi oleh ahli Lalat buah jantan berbadan abu-abu sayap panjang (GgLl) disilangkan dengan yang betina berbadan hitam sayap pendek (ggll). Pada gen G dan L maupun gen g dan l terjadi pautan. Lalatbuah jantan berbadan abu-abu sayap panjang (GgLl) disilangkan dengan yang betina berbadan hitam sayap pendek (ggll). Pada gen G dan L maupun gen g dan I terjadi pautan. Dari hasil perkawinan tersebut diperoleh fenotip keturunan sebagai berikut. Abu-abu sayap panjang = 825 Abu-abu sayap pendek = 194 Hitam sayap panjang = 184 9 Persilangan lalat buah jantan abu-abu sayap panjang heterozigotik dengan lalat buah betina hitam sayap pendek diperoleh turunan 965 individu abu-abu bersayap panjang, 944 hitam sayap pendek, 206 hitam sayap panjang dari jumlah keseluruhan 2.300 ekor. Maka dari hasil data diatas terjadi peris tiwa A. Sex Linkage B. Gen Linkage C. Crossing Over d 50 % lalat buah jantan mata merah e. 100 % lalt betina mata merah 6. Pada Drosophyla melanogaster, tubuh abu-abu sayap panjang dominan terhadap tubuh hitam sayap pendek. Dalam eksperimen diperoleh keturunan sebagai berikut : - tubuh abu-abu sayap pendek 206 ekor - tubuh hitam sayap panjang 185 ekor - tubuh hitam sayap pendek 944 ekor . Ulangan Harian 1. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 1 Sperma sebagai penentu jenis kelamin. 2 Individu jantan dinamakan homogametik. 3 Kromosom seks hanya terdiri satu kromosom X. 4 Terjadi tanpa didahului pembuahan oleh spermatozoa. 5 Kromosom kelamin tidak memengaruhi jenis kelamin. Pernyataan yang tepat mengenai penentuan jenis kelamin tipe haplo-diploid terdapat pada angka . . . . a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 4 d. 3 dan 5 e. 4 dan 5 2. Perhatikan beberapa karakteristik berikut! 1 Terjadi pada kromosom kelamin gonosom. 2 Sifat baru hanya dimiliki oleh laki-laki atau perempuan. 3 Mengakibatkan kelainan atau penyakit yang diturunkan melalui gonosom. Pola hereditas pautan yang memiliki karakteristik tersebut adalah . . . . a. gen letal b. pautan gen c. pautan seks d. pindah silang e. determinasi seks 3. Persilangan pada ayam menghasilkan keturunan ayam betina berbulu blorok dan ayam jantan berbulu polos. Kemungkinan sifat genotipe parentalnya yang dapat menghasilkan keturunantersebut adalah . . . . a. ZBW >< ZBZb 4. Pernyataan yang benar terkait gen letal pada penderita brakidaktili dan ichthyosis congenita adalah . . . . a. Gen letal penyebab ichtyosis congenita, yaitu gen letal dominan. b. Penderita ichtyosis congenita memiliki genotipe heterozigot Ii. c. Gen letal pada brakidaktili mengakibatkan kematian individu. d. Penderita brakidaktili memiliki genotipe homozigot bb. e. Gen letal penyebab brakidaktili, yaitu gen letal resesif. 5. Tika menyilangkan dua induk tikus berambut kuning heterozigot. Apabila gen dominan Y yang homozigot akan bersifat letal mati, persentase keturunan tikus yang memiliki fenotipe dan genotipe sama dengan induknya sebesar . . . . a. 0% b. 25% c. 50% d. 75% e. 100% 6. Tono ingin menyilangkan pohon mangga berbatang tinggi–berdaun hijau TTHh dengan pohon mangga berbatang pendek–berdaun hijau ttHh. Hasil keturunan dari persilangan tersebut apabila terdapat genotipe hh dapat menyebabkan daun pohon mangga tidak terbentuk klorofil sehingga daun berwarna putih letal. Rasio genotipe dari persilangan tanaman tersebut yang dapat hidup adalah . . . . a. 1/1 b. 1/3 c. 2/3 d. 2/4 e. 3/4 7. Seekor kucing betina berambut hitam disilangkan dengan kucing jantan berambut kuning. Seperti diketahui, warna rambut kucing terpaut pada kromosom X dan warna rambut hitam dominan terhadap kuning. Dengan demikian, perbandingan hasil keturunan dari persilangan tersebut adalah . . . . a. kucing betina berambut tiga warna kaliko kucing jantan berambut kuning = 1 1 b. kucing betina berambut tiga warna kaliko kucing jantan berambut hitam = 1 1 c. kucing betina berambut kuning kucing jantan berambut hitam = 1 1 d. kucing betina berambut hitam kucing jantan berambut kuning = 1 1 e. kucing betina berambut hitam kucing jantan berambut hitam = 1 1 8. Dalam suatu keluarga terdapat enam saudara kandung yang terdiri atas dua perempuan dan empat laki-laki. Keempat laki-laki tersebut mengalami kelainan genetik, sedangkan kedua perempuan normal. Kelainan tersebut terjadi akibat peristiwa . . . . a. determinasi seks b. gagal berpisah c. pindah silang d. pautan seks e. pautan gen 9. Persilangan antara lalat buah betina bermata merah XMXM dengan lalat buah jantan bermata putih XmY menghasilkan keturunan F1 semua bermata merah. Apabila keturunan F1 saling disilangkan, perbandingan fenotipe keturunan lalat buah jantan bermata putih dengan lalat buah betina bermata merah adalah . . . . a. 1 1 b. 1 2 c. 1 3 d. 2 1 e. 3 1 10. Tanaman jagung berbiji besar–berdaun hijau BbGg disilangkan dengan tanaman jagung berbiji kecil–berdaun hijau bbGg. Keturunan dari persilangan tersebut yang bergenotipe gg bersifat letal. Persentase munculnya keturunan yang bersifat letal sebesar . . . . a. 0% b. 25% c. 50% d. 75% e. 100% 11. Gen Y pada tikus merupakan gen pembawa warna kuning. Apabila gen tersebut dalam keadaan homozigot akan menyebabkan letal. Bagaimana keturunan yang akan dihasilkan jika tikus betina berambut kuning heterozigot dikawinkan dengan tikus jantan berbulu kelabu? a. Tidak ada keturunan yang bersifat letal. b. Seluruh keturunan memiliki genotipe Yy. c. Seluruh keturunan memiliki fenotipe berambut kelabu. d. Persentase keturunan yang genotipe berambut kelabu 25%. e. Persentase keturunan yang genotipe berambut kuning 75%. 12. Seekor ayam betina berbulu blorok dikawinkan dengan ayam jantan berbulu polos. Bulu blorok dominan terhadap bulu polos. Apabila hasil persilangan ayam tersebut menghasilkan keturunan sebanyak 4 ekor, kemungkinan jumlah keturunan anak ayam jantan berbulu blorok dan ayam betina berbulu polos adalah . . . . a. 1 dan 1 b. 1 dan 3 c. 2 dan 1 d. 2 dan 2 e. 3 dan 1 13. Pada saat proses oogenesis, kromosom kelamin XX menghasilkan dua macam ovum, yaitu ovum XX dan ovum O. Pembentukan ovum tersebut terjadi karena peristiwa . . . . a. pautan gen b. pautan seks c. pindah silang d. gagal berpisah e. determinasi seks 14. Perhatikan beberapa perkawinan pada makhluk hidup berikut! 1 Dua tikus berambut kelabu. 2 Ayam normal dengan ayam creeper. 3 Dua orang carrier ichthyosis congenita. 4 Ayam jantan blorok dengan ayam betina polos. 5 Dua tanaman jagung bedaun hijau heterozigot. Kemungkinan perkawinan yang dapat mengakibatkan adanya gen letal terdapat pada angka . . . . a. 1 dan 3 b. 1 dan 4 c. 2 dan 4 d. 2 dan 5 e. 3 dan 5 15. Pernyataan yang tepat mengenai penentuan jenis kelamin XO adalah . . . . a. Tipe ini terdapat pada manusia, tumbuhan, dan semua hewan Mammalia. b. Tipe ini terdapat pada beberapa serangga yang dapat melakukan partenogenesis. c. Individu betina adalah heterogametik, sedangkan individu jantan adalah homogametik. d. Dalam sel somatisnya, individu betina memiliki dua kromosom, sedangkan individu jantan hanya memiliki satu kromosom. e. Penentuan jenis kelamin pada tipe ini tidak dipengaruhi oleh kromosom kelamin, melainkan tergantung dari sifat ploidi makhluknya. 16. Pak Yanto memiliki 64 ekor ayam dengan dua tipe warna bulu, yaitu berbulu polos dan berbulu blorok. Apabila Pak Yanto menyilangkan ayam jantan berbulu blorok dengan ayam betina berbulu polos, kemungkinan dihasilkan ayam betina berbulu polos sebanyak . . . . a. 8 ekor b. 16 ekor c. 32 ekor d. 42 ekor e. 64 ekor 17. Lalat buah bersayap normal–mata merah disilangkan dengan lalat buah bersayap vestigial–mata ungu. Selanjutnya, dilakukan uji silang terhadap F1 betina sehingga diperoleh keturunan lalat sayap normal–mata merah 328 ekor, lalat sayap vestigial–mata merah X, lalat sayap normal–mata ungu 62 ekor, dan lalat sayap vestigial–mata ungu 396 ekor. Nilai pindah silang dari hasil penyilangan, yaitu 28%. Oleh karena itu, hasil keturunan yang bertipe lalat sayap vestigial–mata merah X sebanyak . . . . a. 155 ekor b. 183 ekor c. 220 ekor d. 235 ekor e. 314 ekor 18. Pada inti sel lalat buah terdapat 8 kromosom 4 pasang. Kariotipe pada sel tubuh lalat buah betina dan jantan secara berurutan yang benar adalah . . . . a. 3AA + XX dan 3AA + XY b. 3AA + XX dan 4AA + XY c. 6A + XX dan 8A + XY d. 8A + XX dan 6A + XY e. 8A + XX dan 8A + XY 19. Drosophila melanogaster bertubuh abu-abu–sayap panjang dikawinkan dengan Drosophila melanogaster bertubuh hitam–sayap kisut. Dari persilangan tersebut, dihasilkan keturunan 64 ekor bertubuh abu-abu–sayap kisut dan 28 ekor bertubuh hitam–sayap panjang. Peristiwa tersebut menunjukkan terjadinya . . . . a. determinasi seks b. gagal berpisah c. pindah silang d. pautan seks e. pautan gen 20. Seorang peternak ayam menyilangkan ayam creeper dengan ayam normal. Persentase dihasilkannya keturunan ayam letal dari persilangan tersebut sebesar . . . . a. 0% b. 25% c. 50% d. 75% e. 100% Kunci Jawaban Pautan adalah gen-gen yang letaknya berdekatan pada kromosom yang sama dan akan tetap bersama pada saat proses pembentukan gamet. Pada kasus persilangan tersebut terjadi persilangan antara dua lalat yang mengalami pautan dan untuk mengetahui genotip yang dihasilkan dari persilangan tersebut dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. Dari hasil persilangan tersebut diperoleh hasil bahwa persentase keturunan dengan genotip Abu-abu sayap panjang dan hitam sayap pendek adalah sama yaitu ½ X 100% = 50%. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C. Suatu perkawinan lalat buah berbadan abu-abu sayap panjang dengan lalat buah berbadan hitam sayap pendek menghasilkan keturunan F2 sebanyak 800 ekor. Terdapat 450 ekor lalat berbadan abu-abu sayap panjang dan 140 ekor lalat berbadan abu-abu sayap pendek. Jika terjadi pindah silang sebesar 37,5%, tentukan jumlah lalat buah berbadan hitam sayap panjang dan berbadan hitam sayap pendek!JawabJumlah seluruh keturunan = 800 ekorJumlah lalat abu-abu sayap panjang = 450 ekorJumlah lalat abu-abu sayap pendek = 140 ekorJadi, jumlah lalat buah badan hitam sayap panjang = 160 lalat hitam sayap pendek = 800 – 450 + 140 + 160 = 800 – 750 = 50 lupa komentar & sarannyaEmail nanangnurulhidayat terus OK! 😁 Lalat buah jantan berbadan abu-abu sayap panjang GgLl disilangkan dengan yang betina berbadan hitam sayap pendek ggll. Pada gen G dan L maupun gen g dan l terjadi tautan. Dari hasil perkawinan tersebut diperoleh fenotipe keturunan sebagai berikut. Abu-abu sayap panjang abu-abu sayap pendek hitam sayap panjang hitam sayap pendek = 820 185 195 kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa selama pembentukan gamet terjadi pindah silang dengan nilai pindah silang sebesar …. A. 0,19% B. 1,90% C. 19,00% D. 23,00% E. 24,00%PembahasanPindah silang akan menghasilkan keturunan yang terdiri dariKombinasi parental KP abu-abu sayap panjang GgLl = 820, hitam sayap pendek ggll = 800Rekombinan RK abu-abu sayap pendek Ggll = 185, hitam sayap panjang ggLl = 195Jadi selama pembentukan gamet terjadi pindah silang dengan nilai pindah silang sebesar 19%.Jawaban C-Jangan lupa komentar & sarannyaEmail nanangnurulhidayat Nilai pindah silang berdasarkan kasus tersebut yaitu 19%, jadi pilihan jawaban yang tepat adalah C. Pindah silang adalah pertukaran segmen antara dua kromosom homolog. Pindah silang terjadi pada saat profase I dari pembelahan secara meiosis. Besarnya pindah silang Nilai Pindah Silang/NPS dapat dilihat dari besarnya persentase RK rekombinasi. Diketahui abu-abu sayap panjang parental = 820 hitam sayap pendek parental = 800 abu-abu sayap pendek rekombinan = 185 hitam sayap panjang rekombinan = 195 Nilai pindah silangnya yaitu

lalat buah jantan berbadan abu abu sayap panjang